|
08 January 2012
Pelestarian Budaya Suci juga ditujukan untuk mengingatkan akan penghancuran budaya agamis (moral/akhlak) secara sistematis oleh budaya sekuler, sehingga perlu memasang mata dan telinga lebih tajam untuk mencegah usaha-usaha penghancuran moral, baik melalui propaganda kebebasan maupun penyimpangan penafsiran emansipasi dan demokrasi.
Anak merupakan generasi penerus bangsa ini, sehingga anak perlu dilindungi dari usaha pengrusakan budaya suci atau akhlak mulia.Sehubungan dengan ini perlu dibangun wilayah bermain dan belajar bagi anak-anak sebagai sarana ekstra kurikuler selepas sekolah.
Tujuan dari program ini adalah:
- Pelestarian Budaya Suci adalah untuk melestarikan kearifan budaya lokal
- Nilai-nilai kebajikan berupa nasehat, kesopanan, tata krama, arsitektur bangunan, ketata negaraan, dll
- Kesenian seperti kesenian musik dengan alat-alat musik dari bambu dan kulit kerbau, dll, dengan tidak menyimpang dari batasan-batasan syariat
- Kesusasteraan hasil karya pendahulu kita yang perlu dikaji untuk mempelajari sejarah masa lalu guna menghadapi pengulangan sejarah dimasa yang akan datang
- Seni Beladiri seperti pencak silat yang tumbuh dari hasil budidaya nenek moyang kita
Kegiatan Pelestarian Budaya Suci dapat berupa:
- Mengingatkan akan sejarah masa lalu dari bangsa sendiri maupun bangsa lain untuk diambil pelajaran (ibrah) agar terhindar dari murka Allah, termasuk sebab-sebab kemunduran.
- Mendidik untuk selalu melestarikan alam dan mengingatkan akan tugas manusia sebagai khalifah (pengganti) Allah di muka bumi.
- Membuat berbagai jenis mainan anak-anak dari bambu dan sumber lain yang tersedia di lingkungan setempat.
- Membuat alat-alat kesenian dari bambu, seperti: gamelan, angklung, seruling, dll.
- Membentuk group-group kesenian traditional untuk pelestarian budaya, termasuk alunan irama penumbuk padi.
- Mengajarkan dan mengingatkan warisan kebudayaan lokal yang merupakan bentuk kearifan lokal (local wisdom) dan yang menjadi budaya suci.
- Meningkatkan ketrampilan bela diri maupun bela negeri.Ilmu ini diperlukan karena mendekati akhir zaman, dunia akan dipenuhi dengan banyak kekacauan.Ketrampilan bela negeri termasuk ketrampilan untuk mengawasi usaha-usaha mengacaukan negeri dan ketrampilan diplomasi (berkawan & bernegosiasi secara santun)
Infrastruktur yang dibutuhkan antara lain:
- Saung tempat pengkajian dan diskusi budaya lokal
- Tempat kerja (workshop) pembuatan alat-alat kesenian
- Tempat kerja (workshop) pembuatan mainan anak
- Panggung tempat pagelaran kesenian tradisional
Disamping infrastruktur dari program-program di atas, Desa secara keseluruhan juga membutuhkan infrastruktur berikut:
- Infrastruktur Energi Panas – Infrastruktur panas dapat berasal dari produksi sendiri biogas, yaitu dari pengolahan kotoran ternak yang dijadikan gas pembakaran.
- Infrastruktur Energi Listrik –Infrastruktur listrik selain didapat dari PLN, diharapkan bisa didapat secara mandiri melalui program Pembangkit Listrik Mandiri, baik dari panel surya (solar cell), dari genset, atau dari kincir angin.
- Infrastruktur Air Bersih – air sangat diperlukan sebagai sumber kehidupan. Infrastruktur air bersih dapat berupa pembuatan saluran air dari gunung, pengambila air sungai, pengambilan air tanah atau penampungan air hujan. Diperlukan juga infrastruktur penjernihan air untuk menjernihkan air yang kotor.
- Infrastruktur pengolahan Limbah – sebelum limbah dibuang ke lingkungan perlu infrastruktur pengolahan limbah sehingga aman dibuang ke lingkungan seperti teknologi pengolahan air limbah, teknologi daur ulang sampah plastik dll.
- Infrastruktur Transportasi – yaitu akses jalan antar wilayah dan armada transportasi untuk mobilisasi orang dan barang.


































