By A Web Design Company

Pengolahan & Budidaya Tanaman,Ternak . ini adalah untuk meningkatkan produksi pertanian, perkebunan dan peternakan melalui proses atau cara-cara yang benar dan efisien. Seperti disebut dalam kitab Al Filaha (buku tentang pertanian) karangan Ibnu Al Awwan, ilmuwan muslim abad pertengahan, untuk bertani harus mengerti pengetahuan lahan, seperti: karakteristiknya, jenisnya (lembut, keras, berpasir, hitam, putih, kuning, merah, kemerah-merahan, atau kasar), tanaman dan pohon yang dapat ditanam, sistem irigasi dan komposisi pupuk.

Ibnu Al Awwan mengatakan bahwa kelembaban tanah berdampak pada semua tanaman, termasuk komposisi pupuk. Menurut ilmuwan muslim tersebut, daun dapat menyuburkan tanah, sehingga dia menyarankan pemakaian pupuk kompos. Pupuk kompos ada 3 jenis, salah satunya adalah yang terbuat dari campuran rumput, jerami, dan abu. Semua bahan dimasukkan dlm lubang dan dituang air, tinggalkan hingga membusuk. Namun pemupukan yang berlebihan akan membakar tanah. Pohon yang produksinya sedikit, memiliki cabang-cabang yang lemah serta ada ulat di dalam buahnya, artinya tanahnya tidak cocok dengan tanaman tersebut.


Tujuan dari program ini adalah:
  • 1. Meningkatkan keterampilan tentang cara budidaya yang benar dan efisien
  • 2. Mengembangkan bibit unggul tanaman dan ternak
  • 3. Melestarikan tanaman langka
Kegiatan Pusat Budidaya Tanaman dan Ternak antara lain dapat berupa:
  1. Penyediaan bibit tanaman, pohon dan anakan ternak yang unggul
  2. Pembuatan beberapa jenis pupuk kompos dengan bahan utama didapat dari lingkungan sekitar
  3. Pembuatan beberapa jenis pakan ternak dengan bahan utama didapat dari lingkungan sekitar
  4. Penanaman tanaman-tanaman obat yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan maupun untuk penyembuhan penyakit
  5. Peracikan tanaman obat untuk peningkatan kesehatan keluarga
  6. Pelestarian tanaman langka, termasuk tanaman hias langka
  7. Pengolahan hasil produksi pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan untuk memberikan nilai tambah pada produk-produk tersebut
  8. Pengawetan dan pengepakan (packaging) hasil produksi
  9. Pemetaan wilayah yang dikhususkan untuk penanaman tanaman kesehatan dan tanaman obat, serta menginventarisir kebutuhan tanaman obat. Apabila terdapat tanaman langka, maka perlu dibuat wilayah lebih khusus untuk pelestarian tanaman langka tersebut sehingga tidak terganggu oleh tanaman-tanaman yang lain.
Infrastruktur yang dibutuhkan antara lain:
  1. Lahan budidaya ternak dan ikan beserta bibitnya
  2. Lahan budidaya pohon buah-buahan beserta bibitnya
  3. Lahan budidaya tanaman sayur-sayuran beserta bibitnya
  4. Lahan budidaya tanaman obat beserta bibitnya
  5. Fasilitas pemuliaan tanaman langka
  6. Fasilitas peracikan tanaman obat dan kesehatan
  7. Laboratorium pengujian tanaman dan ternak
  8. Gudang penyimpanan pupuk, obat-obatan, dan pakan
  9. >